RASA
dicintai adalah anugerah
dibutuhkan adalah ikatan
menyayangi utk suatu perwujudan
bertahan dalam komitmen
sementara ta ada kepercayaan
bagai menampung hujan pada bak bolonk...
sia2 ...nihil..
merasakan dalam hati
merasakan dalam jiwa
merasakan dalam rasa
suatu rasa tak hrs terwujud
tak hrs di ungkapkan
cukup dirasakan
nikmati indahnya
lembut belaiannya
harum dalam dada
tersimpan dalam pikiran
tersembunyi
ta teraba...
tapi terasa....
hanya dalam rasa
terasa....
artikel dari catatan facebook Iin Indriati (mbak indri)
video wajah-wajah sahabat FB
yang selalu menemani tiap hari, slalu ngasih masukan, slalu ngasih support..
makasih teman walawpun kita kenal dari dunia maya, tapi klian nyata buat Qu..
Qu ingin tali silahturahmi kta tak akan pernah putus & tak hanya didunia maya saja tapi kita bawa didunia nyata..
mizz u all
maap yagh klw jelek, maklum amatiran nech yang buat... hehehehe...
kado terindah
walau pun disaat itu kami lom jadian tapi masih dalam proses alias masih deket tapi kami udah saling tau persaan masing2..
tgl 29 aQ denger kabar klw dia masuk rumah sakit, betapa tekejut'a aQ ga tau mesti bilang apa karna jujur aQ sayang ma dia..
wlaupun kami lom pernah ketemu tapi kami saling mengetahui kehidupan masing2..
aQ dah tau dia punya sakit dah lama, tapi aQ ga tau dia sakit apa karna di ga brani tuk bilang ke aQ..
saat sore kami smsan & tak lama aQ dia mengatakan sbenar'a dia punya skit yang serius..
sebener'a aq sempat terkejut tapi apa yang tlah dikatakan'a..
tapi itu tak mengurungkan niat aQ tuk mendapatkan'a..
kami masih trus saling mengirim pesan sampai akhir'a aQ dibuat'a cemburu dgan isi sms'a yang bilang klw dia lagi pacaran..
padahal itu cuma canda doank hanya ingin buat aQ cemburu..
sore menghilang & fajar pun mulai tenggelam saat itu dia ngirim pesan lewat sms yang isi'a "LOVE U HEN" kaget aq berfikir klw itu juga canda juga..
ga lama aQ telp dia dan menanyakan bener ga sich apa yang dikatan'a & dia bilang iyagh benar "aQ cinta kamu hen"
jujur saat itu hati Qu seneng, gembira, perasaan campur aduk ga tau bilang apa lagi karna perasaan aQ yang slama ini Qu rasakan akhir'a diterima & dia mau jadi pacar Qu..
ada keraguan dalam diri'a, dia takut aQ tak bisa menerima kondisi'a karna sakit yang didera'a, tapi aQ meyakinkan dia klw itu smua tdak ada masalah bagi aQ karna dalam cinta tak memandang orang dari segi apapun..
aQ trima dia apa ada'a, dngan kondisi yang sepeti ini, Qu ingin membahagiakan dia, menjaga'a, & buat dia slalu trsenyum lewati hari2 indah..
Qu sangat mencintai & menyayangi mu..
LOVE U "G"

dia adalah kado terindah di ultah Qu dan di tahun baru..
smoga hubungan kami langgeng, & bisa lbih serius lagi buat kedepan AMIEN...
ya Allah smoga dia yang terbaik buat Qu..
cinta
Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.
Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemanakasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.
Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.
Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki; Karena cinta telah cukup bagi cinta.Pabila kau mencintai kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu: Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.
Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.(khalil gibran)
sahabat terbaik bagi diri
Sahabat diri sendiri
Ketika diperlakukan buruk oleh orang lain, ditipu, terhambat mencapai tujuan, mengalami sakit serius, gagal, dipersalahkan untuk kejadian buruk yang dialami, sangat wajar kita menghayati rasa tidak terima dan marah, mungkin kepada orang lain, tetapi juga kepada diri sendiri. Sering kemarahan yang tidak dapat, tidak boleh, atau tidak ingin kita ekspresikan ke luar akan menjadi bentuk kemarahan yang kuat pada diri sendiri. Kita makin terpuruk ketika orang terdekat tidak memberi penguatan, tetapi malah menyalahkan, menghindar (setelah kita kehilangan harta benda), bahkan merendahkan.
Untuk yang dibesarkan dalam keluarga yang sangat negatif seperti M, meski ada kebencian besar kepada orangtua, mungkin kuat pula kemarahan kepada diri (”ibuku benar, aku goblok dan jelek”, ”masak aku tidak dapat memaafkan orangtua sendiri?”, ”bahkan yang melahirkanku malu dengan kehadiranku”).
Mungkin kita melakukan kesalahan dan kebodohan, atau sedikit banyak punya andil terhadap yang terjadi. Baik bila kita mengakui itu dengan jujur, tetapi tidak ada gunanya terus menyalahkan diri.
Satu cara adalah dengan berpikir tentang ”sahabat terbaik”. Sahabat adalah orang yang sungguh peduli dan menyayangi sekaligus dapat berperan mengingatkan. Ia bisa jadi orangtua kita, guru, teman kerja, nenek, tante, sepupu, atau yang lain. Bersyukurlah yang punya sahabat nyata seperti itu.
Untuk yang merasa tidak memiliki, jangan putus harapan. Ajukan pertanyaan kepada diri sendiri, ”Seandainya aku memiliki sahabat yang sangat aku sayangi dan ia mengalami masalah sama dengan yang aku alami, aku akan bagaimana?” Pertanyaan ini biasanya akan membantu kita berpikir lebih jernih: peduli, ingin membantu, tidak menyalahkan, tetapi juga jujur dan berupaya menjadi penyeimbang.
Misalnya, ”Aku akan bilang kepada dia untuk tidak menyalahkan diri, menangis beberapa hari, setelah itu bangkit lagi. Aku akan mengingatkan sisi positif dirinya. Aku jujur bilang, menurutku orang yang dia cintai bukan orang baik yang perlu dipertahankan. Ditinggalkan mungkin terasa berat awalnya, tetapi bila terus bersama, malah akan lebih menderita untuk jangka panjang.”
Dalam sesi konseling saya kemudian bertanya lebih lanjut, ”Seandainya sahabat Mas bilang begitu, reaksi Mas bagaimana?” Ia menjawab, ”Orang lain tidak merasakan sakitnya. Tidak ada orang yang mengerti saya. Kalau tidak mengalami sendiri, pasti akan bilang begitu.” Saya desak lagi, ”Jadi, ada atau tidak kebenaran kata-katanya?” Ia terdiam lama, lalu menjawab, ”Ada. Memang kenyataannya harus begitu. Saya juga akan bilang begitu kepada orang yang saya sayangi. Dia harus mampu melewati kesulitannya.”
Bila Anda terus didera kemarahan, kesedihan, terganggu fungsi hidup sehari-hari, atau banyak berpikir bunuh diri, Anda butuh bantuan profesional. Bagaimanapun, masalah sesulit apa pun semoga dapat ditemukan jalan keluarnya bila kita dapat menjadi sahabat terbaik bagi diri sendiri. Tetap menyayangi diri meski salah atau tak sempurna menjadi prasyarat kebahagiaan. Kesalahan biarlah menjadi pembelajaran agar kita lebih bijaksana menata masa depan.
